MANTAGISME
DIDEKASIKAN UNTUK YANG BERPIKIR MERDEKA
FAKTUAL
(Pindahkan ke ...)
Tito Karnavian Telusuri Kisah Haris Azhar Soal Freddy Budiman
Kata Eks Kalapas Nusakambangan Soal Pengakuan Fred...
BNN Minta Haris Azhar Buktikan Kesaksian Fredi Bud...
Tahun Depan, SIMFest Ditangani Event Organizer
SIMFest VI2015: Musik Menjawab Kegelisahan Kultura...
Tiga Penjemput Saut
Penyair Saut Situmorang Dijemput Paksa Polres Jakt...
Sentral Pasar Raya Padang Akan Disita Pengadilan
Tiga Mahasiswa Muslim Tewas Ditembak di AS
Craig Stephen Hicks, si Ateis yang Menembak 3 Maha...
Penembakan 3 Mahasiswa Muslim di AS Tak Dapat Perhatian Media Barat
Pelaku Penembak Tiga Mahasiswa Muslim di AS Penjah...
Inilah 10 Nama Akun Twitter yang Punya Follower Te...
Perusahaan Vendor Cina Beri Bonus Tak Lazim pada K...
Beranda
▼
Tampilkan postingan dengan label
RUANG YULIZAL YUNUS
.
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label
RUANG YULIZAL YUNUS
.
Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 Maret 2021
Pro-Kontra Pemekaran Nagari Era Otoda Kembali ke Nagari
›
(Bagian 5 dari 5 tulisan-Habis) OLEH Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo Dari perspektif nagari di Minangkabau dan sistem pemerintahann...
Nagari Era Pemerintahan Desa dan Reformasi, Antara Lupa Janji dan Terbelah
›
Bagian 4 dari 5 Tulisan OLEH Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo Nagari ketika berubah menjadi Desa tidak terpecah malah kukuh menjadi ...
Perspektif Sejarah Nagari Minangkabau: Dibentuk dengan Lahan dan Struktur Baru
›
Bagian 3 dari 5 tulisan OLEH Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo Sistem pemerintahan nagari berkembang sejalan dengan sistem demokrasi d...
Perspektif Sejarah Nagari Minangkabau: Dibentuk dengan Lahan dan Struktur Baru
›
Bagian 2 dari 5 tulisan OLEH Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo Susunan masyarakat nagari pada nagari Minangkabaukabau mulo dibuek (mu...
Selasa, 16 Maret 2021
Waspadai Dehumanisasi dalam Nagari Mekar (Terbelah)
›
Bagian 1 dari 5 tulisan OLEH Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo Kebijakan “kembali ke nagari” sebagai strategi pelaksanaan otonomi daerah di...
›
Beranda
Lihat versi web