OLEH Kharul Jasmi-Wartawan
“PAPA MANA?”
Demilkian suara sendu
dari balik gagang telepon. Suara itu berasal dari mulut Gina Dwi Fakhria, anak
kedua, Bupati Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Gamawan Fauzi, 42 tahun. Saat
itu, pukul 20.00 WIB, Kamis, 12 Agustus 1999.
Gadis itu
lebih banyak menangis ketimbang bicara. Kemudian telepon diambil alih oleh
ajudan bupati, Sarimo, yang membenarkan bahwa Gamawan Fauzi hilang.
Bupati hilang? Betul. Ia hilang di hutan belantara antara Singkarak dan Lubuk Minturun, Padang, bersama 126 orang lainnya saat napak tilas untuk melihat potensi daerah yang akan dikembangkan bagi sektor pertanian dan pariwisata, serta industri semen. Namun, karena diserang lebah rimba, akhirnya mereka tersesat selama 5 hari.











