Di
Jembatan Siti Nurbaya
siti, muara teramat senja
mengalir di bawah rambutmu
mengingat kasih bergenggam
untuk melepas.
hati selalu sampai
anginlah yang mencerai.
bagaimana menggenggam angin
yang mudah berubah?
rasakan, rasakanlah tiang jembatan
yang mulai dingin
dengan mata terbuka.
burung burung laut
melintasi garis tualang
memetakan sepi yang panjang.
dermaga melambai pada kapal yang berlayar.
kekasih terusir ke pulau jauh.
tapi rindu akan merunut ranji
dari mana cinta bermula.
percayalah!
tak di lahir bersatu
di batin bertaut jua
Padang,
2008

