OLEH Nasrul Azwar (Jurnalis)
SEJAK resmi berada dalam salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada November 2017—delapan tahun lalu—Dinas Kebudayaan telah dipimpin oleh lima kepala dinas. Mereka adalah Taufik Effendi, Gemala Ranti, Syaifullah, Jefrinal Arifin, dan yang terbaru, Syaiful Bahri, yang dilantik pada awal 2026.
Pergantian pimpinan yang relatif cepat ini
berlangsung seiring dengan masa awal bekerjanya OPD tersebut—balari sambia
mangganak-an sarawa—di bawah payung hukum Peraturan Gubernur Sumatera Barat
Nomor 24 Tahun 2017 yang diterbitkan oleh Gubernur Irwan Prayitno kala itu,
sebagai dasar tugas pokok dan fungsi sekaligus legitimasi kelembagaan dinas
ini.






